Tuesday, 14 October 2014

Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak Surabaya, Terminal Penumpang Kapal Laut Modern Pertama Di Indonesia.

iikilo -- Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kini memiliki terminal penumpang kapal laut modern pertama di Indonesia. Terminal penumpang kapal laut modern tersebut diberi nama Gapura Surya Nusantara, persis sebagaimana tulisan yang tertera di atas gedung terminal. Terminal ini dilengkapi dengan peralatan modern yang canggih layaknya sebuah bandara internasional dengan kapasitas tampung 4 ribu orang calon penumpang kapal laut.

Terminal modern Gapura Surya Nusantara merupakan hasil revitalisasi terminal lama yang berada di Pelabuhan Tanjung Perak yang diperuntukan melayani penumpang kapal laut sejak 1975 silam. Terminal lama tersebut disulap menjadi terminal baru yang modern dan canggih. Bangunan Terminal modern Gapura Surya Nusantara terdiri atas tiga lantai yang memiliki fasilitas berkonsep bangunan modern, ramah lingkungan, dan hemat energi. Terminal modern Gapura Surya Nusantara menyerupai terminal penumpang pesawat udara yang dilengkapi dengan fasilitas Garbarata dan pelayanan seperti bandara. Garbarata merupakan belalai gajah atau lorong jembatan penumpang penghubung antara terminal dengan kapal seperti di bandara internasional.

Pembangunan gedung Terminal modern Gapura Surya Nusantara menelan biaya sebesar Rp 160 milyar. Terminal modern Gapura Surya Nusantara berdiri diatas lahan seluas 13.273 hektar. Terminal ini dibangung menggunakan tiga konsep parsial yang terpadu yaitu Environmental Concepts, Connectivity Concepts dan Form Concepts.

ENVIRONMENTAL CONCEPTS
Environmental Concepts sengaja dibuat agar terminal modern Gapura Surya Nusantara mampu menjadi sebuah kawasan publik atau public park. Selain mampu menampung sekitar 4 ribu penumpang, terminal modern Gapura Surya Nusantara ini diharapkan bisa menjadi kawasan public park dari seluruh kawasan pelabuhan Tanjung Perak.  Sebagai public park, terminal modern Gapura Surya Nusantara dilengkapi dengan fasilitas shopping mall dan fasilitas komersial dalam kawasan dengan konsep roof garden yang dapat diakses oleh masyarakat sebagai bagian dari public park. Selain itu, terminal Tanjung Perak diharapkan juga menjadi pilot project bagi pengembangan sisi laut yang mempertimbangkan lingkungan.

Terminal Penumpang Modern Gapura Surya Nusantara merupakan terminal penumpang kapal laut pertama di Indonesia yang berkonsep bangunan modern, arsitektur hijau ramah lingkungan, dan hemat energi. Sejumlah fitur yang efisien energi di antaranya ialah penggunaan lampu LED dengan sistem pemadamannya diatur oleh sensor yang membaca ada tidaknya kegiatan manusia di sekitar lampu. Untuk mesin pendingin menggunakan VRF (variable refrigerant flow) yang secara otomatis menghemat energi dengan menyesuaikan kebutuhan pendinginan.

Gedung terminal juga menggunakan sistem Sewage Treatment Plant (STP) yaitu sistem air yang dapat mendaur ulang air buangan dari gedung itu sendiri menjadi air untuk pembersihan toilet.

Dua unit garbarata atau boarding bridge yang menghubungkan terminal penumpang dengan kapal melalui fasilitas berupa lorong yang dapat bergerak secara horisontal dan vertikal disesuaikan dengan posisi pintu pada dek kapal yang dilengkapi dengan pendingin udara. Jadi penumpang sudah dimanjakan dengan kenyamanan mulai dari masuk terminal dan cek in kemudian naik ke ruang tunggu hingga pada saat masuk ke dalam kapal laut.

Penumpang kapal laut yang melalui Terminal modern Gapura Surya Nusantara akan dimanjakan dengan fasilitas – fasiltas baru. Mereka akan melewati X-ray, naik-turun eskalator, checking dan boarding tiket, serta masuk kapal dengan menggunakan Garbarata.

CONNECTIVITY CONCEPTS
Sementara itu Connectivity Concepts dapat dilihat dari keterpaduan antara fasilitas dalam kawasan terminal, baik massa bangunan, maupun konektifitas didesain dengan pertimbangan iklim tropis dan efisiensi penggunaan energi. Pertimbangan iklim tropis diwujudkan dalam fasade bangunan terminal dan service apartement yang memaksimalkan bukaan ‐ bukaan dan penggunaan pencahayaan alami.

Atap datar yang cukup luas pada bangunan terminal difungsikan sebagai area solar cell, yang secara desain telah dipersiapkan ruang utilitasnya dengan kapasitas energi cukup memadai untuk bangunan terminal, apabila pemanfaatan teknologi solar cell digunakan. Efesiensi Energy ini tidak hanya diwujudkan dalam pemanfaatan atap terminal sebagai area solar cell saja, melainkan berkaitan dengan konektifitas alur sirkulasi yang menghubungkan setiap fasilitas dalam kawasan terminal yang mempertimbangkan kemudahan dan kecepatan pencapaian. Connectivity Concepts ini disesuaikan dengan kebutuhan penumpang sebuah terminal kapal laut modern.

Jalur konektifitas Connectivity Concepts dibagi menjadi tiga bagian, diantaranya jalur bis/angkutan umum, jalur kendaraan pribadi dan jalur pejalan kaki. Ketiganya memiliki jalur yang terpisah, sehingga tidak terjadi crossing. Melalui Connectivity Concepts ini, jalur bis/angkutan umum didesain sedekat mungkin dengan terminal penumpang. Terminal bis dibagi menjadi dua, yaitu terminal bis satelit yang berada di basement dan terminal bis utama yang melayani seluruh kawasan pelabuhan Tanjung Perak. Terminal bis satelit hanya menampung bis yang diperuntukan bagi angkutan penumpang, pengantar, dan karyawan di kawasan terminal penumpang. Sehingga tidak diperlukan waktu tunggu lama seperti halnya pada terminal bis utama.

Untuk jalur kendaraan pribadi, mulai mobil maupun motor didesain bisa melayani pencapaian ke masing‐masing fasilitas dalam kawasan. Area parkir kendaraan dibagi menjadi tiga area, yaitu area parkir barat yang berdekatan dengan terminal penumpang, area parkir basement yang melayani terminal penumpang, shopping mall dan terminal bis. Area parkir timur bedekatan dengan service apartment, marine business center dan dermaga. Sedangkan, jalur pejalan kaki berada di level 1, berupa jembatan penghubung antara fasilitas dalam kawasan.

FORM CONCEPTS
Untuk konsep ketiga yaitu Form Concepts merupakan konsep yang tetap menjaga desain tanpa menghilangkan nuansa bangunan cagar budaya pelabuhan yang masih ada yang secara historis patut dipertimbangkan.

Terminal Penumpang Modern Gapura Surya Nusantara diresmikan pengoperasiannya oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan pada Surabaya pada Kamis (2/10/2014). Menteri BUMN Dahlan Iskan secara simbolis menandatangani prasasti di depang gedung terminal modern bersamaan dengan dimulainya aktivitas embarkasi penumpang kapal PT Pelni (Persero) KM Labobar tujuan Makassar-Jayapura yang berkapasitas 3.084 penumpang. Dahlan Iskan mengapresiasi pengembangan terminal penumpang ini sebagai bentuk konsistensi Pelindo III untuk melayani penumpang kapal laut.

Sementara itu Direktur Utama PT Pelindo III (Persero) Djarwo Surjanto mengatakan, pembangunan terminal modern Gapura Surya Nusantara adalah upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang kapal laut. Data realisasi penumpang mencapai 286.078 orang naik dan turun kapal melalui pelabuhan Tanjung Perak hingga semester I 2014. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 17 persen dibandingkan semester I 2013.

Terminal penumpang modern Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya secara resmi sudah mulai beroprasional pada Rabu (2/10/2014).

Friday, 10 October 2014

FPI, Menolak Pembubaran

iikilo -- Muhammad Taufik Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta sebagaimana yang dilansir tempo.co (Senin 06 Oktober 2014 | 19:36 WIB), mengatakan bahwa tidak gampang membubarkan Front Pembela Islam (FPI) karena organisasi masyarakat ini dilindungi oleh undang-undang. Menurut beliau "Tidak bisa dibubarkan begitu saja karena hanya Kementerian Dalam Negeri yang bisa," seusai rapat paripurna di gedung DPRD Jakarta, Senin, 6 Oktober 2014.

Muhammad Taufik menentang pembubaran FPI karena menurutnya sikap FPI yang menolak Basuki sebagai Gubernur DKI sangat beralasan. Demo penolakan FPI yang berakhir kericuhan dan tindakan anarkis, namun Taufik menilai hal ini wajar. "Anarkis tidak boleh, tapi itu timbul karena ada pemicunya," ujarnya.

Seseorang harus memahami seluk-beluk organisasi masyarakat (ormas) menurutnya, sebelum mengusulkan pembubaran ormas. Muhammad Taufik meminta Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak asal mengeluarkan usulan tersebut.

Taufik menilai Ahok sapaan akrab Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama banyak membuat keputusan yang menurut Taufik tidak sesuai aturan muslim. Sebagai contoh, Ahok melarang penjualan hewan kurban di fasilitas umum. Ia menyarankan Ahok menjalin komunikasi yang baik dengan sejumlah pihak sebelum mengambil keputusan. "Kalau mau panggil dulu ahlinya, apalagi ini soal ritual. Ini melukai seluruh umat Islam," katanya.

Penolakan pembubaran FPI juga pernah disampaikan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali di tahun 2013 sebagaimana yang dilansir portal arrachmah.com. Menurut Suryadharma Ali, tidak bisa hanya karena tekanan kelompok tertentu, akhirnya FPI dibubarkan. Padahal yang bersalah dalam kasus Kendal adalah oknum bukan lembaga dan FPI justru yang menjadi korban. 

Menururt Suryadharma Ali, “Kalau kita mendesak untuk dibubarkan, itu artinya kita mendikte hukum, dan itu tidak boleh. Oleh karena itu, biarkan hukum yang akan menindaklanjuti dan menentukan vonisnya,”.

FPI, Historis Kelahirannya

iikilo -- Front Pembela Islam adalah sebuah organisasi massa Islam (Ormas) yang berpusat di Jakarta. Nama ormas Front Pembela Islam disingkat FPI, dan lebih populer disebut FPI ketimbang Front Pembela Islam.

Deklarasi kelahiran FPI pada 17 Agustus 1998 (24 Rabiutstsani 1419 H) di halaman Pondok Pesantren Al-Um, Kampung Utan, Ciputat, selatan Jakarta.  FPI dideklarasikan oleh sejumlah Habaib, Ulama, Mubaligh dan Aktivis Muslim yang disaksikan ratusan santri yang berasal dari daerah Jabotabek. Pendeklarasian ini tepatnya empat bulan setelah Presiden Soeharto mundur dari jabatannya. FPI berdiri dengan tujuan untuk menegakkan hukum Islam di negara sekuler. (sumber :  wikipedia)

Sebagaimana yang dilansir tempo.co "FPI lahir" (15/02/12), FPI lahir dalam suasana reformasi, yaitu sekitar tiga bulan setelah Presiden RI ke-2 Soeharto lengser, organisasi wadah kerjasama ulama dan umat itu didirikan secara resmi tepatnya 17 Agustus 1998. Tujuannya, mengajak umat pada kebaikan dan mencegah kesesatan. 

Sebagaimana yang dilansir wikipedia (2014) ormas FPI ini dibentuk dengan tujuan menjadi wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam menegakkan Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar di setiap aspek kehidupan.

Latar belakang pendirian ormas sebagaimana diklaim oleh FPI antara lain:
  1. Adanya penderitaan panjang ummat Islam di Indonesia karena lemahnya kontrol sosial penguasa sipil maupun militer akibat banyaknya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum penguasa.    
  2. Adanya kemungkaran dan kemaksiatan yang semakin merajalela di seluruh sektor kehidupan.
  3. Adanya kewajiban untuk menjaga dan mempertahankan harkat dan martabat Islam serta ummat Islam.
Di tahun 2002 saat tablig akbar ulang tahun FPI yang juga dihadiri oleh mantan Menteri Agama dan terdakwa kasus korupsi Dana Abadi Umat (DAU), Said Agil Husin Al Munawar, FPI menuntut agar syariat Islam dimasukkan pada pasal 29 UUD 45 yang berbunyi, "Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa" dengan menambahkan "kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" seperti yang tertera pada butir pertama dari Piagam Jakarta yang dirumuskan pada tanggal 22 Juni 1945 ke dalam amandemen UUD 1945 yang sedang di bahas di MPR sambil membawa spanduk bertuliskan "Syariat Islam atau Disintegrasi Bangsa".
Tuntutan FPI tersebut mendapat tentangan dari Anggota Dewan Penasihat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Dr. J. Soedjati Djiwandono yang berpendapat bahwa dimasukkannya tujuh kata Piagam Jakarta ke dalam UUD 1945 yang diamandemen, justru dikhawatirkan akan memecah belah kesatuan bangsa dan negara, mengingat karekteristik bangsa yang majemuk.

Sebagaimana yang dilansir tempo.co, pada saat terbentuk, ulama dan habib sepuh sepakat memilih Rizieq Syihab menjadi Ketua. Rizieq Syihab dinilai muda, lugu, dan tidak punya afiliansi politik. Ilmu agama Rizieq juga dianggap masih segar karena ia baru lulus sekolah di Riyadh, Arab Saudi.

Meski menjabat sebagai ketua, Rizieq tak otomatis mendominasi FPI. Di dalam organisasi, Rizieq menangani urusan masjid. Adapun habib sepuh mengurus hubungan dengan pihak luar. Namun, pasca rusuh Ketapang, November 1998, peran Rizieq semakin menonjol dan mendominasi. Sejak itulah, FPI berkembang di bawah kendali Rizieq.

Di bawah pengarush Rizieq, FPI terus meluaskan pengaruhnya ke beberapa wilayah di tanah air. Namun, aksi mereka yang identik dengan kekerasan membuat sejumlah daerah melancarkan aksi penolakan. Aksi penolakan paling anyar dilakukan ratusan warga Dayak. Mereka menghadang rombongan FPI di Bandara Cilik Riwut untuk mencegah pendirian cabang FPI di Kalimantan Tengah.

Visi dan Misi FPI sebagaimana dikutip portal FPI, fpi.or.id adalah seputar penerapan Syariah Islam dan Penegakan Khilafah melalui jalan Da’wah, Hisbah dan Jihad sesuai dengan Manhaj Nubuwwah

Struktur Organisasi FPI memiliki struktur organisasi yang terdiri atas : Dewan Pimpinan Pusat (sebagai pengurus organisasi berskala nasional), Ketua Majelis Syura DPP FPI, Ketua Majelis Tanfidzi DPP FPI, Dewan Pimpinan Daerah (sebagai pengurus organisasi berskala provinsi), Ketua FPI bagian Surakarta (disingkat FPIS), Dewan Pimpinan Wilayah (sebagai pengurus organisasi berskala Kota/Kabupaten), dan Dewan Pimpinan Cabang (sebagai pengurus organisasi berskala kecamatan).
Susunan terbaru Kepengurusan DPP FPI untuk Periode 2013 - 2020 sebagaimana yang dilansir portal bersamadakwah.com, meliputi : 

Pengurus Majelis Syuro DPP FPI :
Ketua Umum: KH. Drs. Misbahul Anam At-Tijani
Sekretaris: KH. Abdul Fattah, SE. MBA

Pengurus Dewan Tanfidzi DPP FPI :
Ketua Umum: Habib Muchsin Bin Ahmad Al-Atthas, Lc.
Wakil Ketua Umum: KH. Ahmad Shabri Lubis.
Sekretaris Umum: KH. Drs. Ja'far Shodiq
Bendahara Umum: H. Musani

Bangsa Indonesia saat ini seakan dihadapkan pada problema dilematis, membubarkan FPI atau mengelola FPI. Kalau pun toh FPI dibabarkan, maka hukum di negara Indonesia harus tegas dan tidak tumpul pada pihak tertentu. FPI terlahir adalah bukan karena serta merta, melainkan memiliki latar belakang penegakan hukum di tanah air yang masih tumpul sebelah. Tidak jarang masyarakat atau penegak hukum diuntungkan oleh aksi FPI, semisal soal kontrol peredaran miras, lokasi-lokasi yang disinyalir mesum, narkoba, dsj.(mluq)



FPI, direkomendasikan oleh Kapolri untuk dibubarkan

iikilo -- Front Pembela Islam yang lebih pop ditelinga kita disebut sebagai FPI, direkomendasikan oleh  Kapolri Jenderal Polisi Sutarman untuk dibubarkan. Karena Ormas FPI ini sering melakukan aksi menggunakan cara kekerasan.
Beberapa media nasional melansir pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman yang menghendaki pembubaran FPI. Walau demikian Sutarman juga menyadari bahwa pembubaran FPI bukan kewenangan lembaga Polri. Menurutnya pembubaran ormas garis keras itu bukanlah wewenangnya, tapi harus melalui lembaga peradilan karena hal ini terkait dengan Undang-undang Ormas.

Keterangan Sutarman Jumat (10/10/14) "Mereka sering menghadapi masalah dengan cara-cara kekerasan, anarkis, jadi saya kira mereka nggak layak lagi untuk dipertahankan," dikutip penulis dari berita liputan6.com dam kanalsatu.com.

Terkait aksi-aksi kekerasan oleh FPI, Sutarman menjelaskan bahwa demonstrasi merupakan hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum karena diatur oleh undang-undang. Tapi demonstrasi bukan berarti boleh bertindak anarkis dan melanggar hukum. Pihaknya pun mengatakan Polri akan mengamankan setiap aksi unjuk rasa yang dilakukan.

Sebagai gambaran terbaru aksi FPI adalah unjuk rasa FPI di depan Gedung DPRD DKI Jakarta dan Balaikota Jakarta yang berakhir ricuh pada Jumat pekan lalu (3/10/14). Sebagaimana yang dilansir liputan6.com. kanalsatu.com, dan portal lainnya (10/10/14). Atas pelajaran aksi tersebut, pihak kepolisian bekerja ekstra dengan memperketat pengamanan di kedua lokasi itu.

Rekomendasi pembubaran FPI ini sebenarya sudah pernah dilakukan di tahun 2006 oleh DPP Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor). Menyusul aksi pengusiran terhadap mantan Gus Dur oleh FPI di Purwakarta, Jawa Barat Kamis (25/5/06) sebagaimana yang dilansir oleh portal www.nu.or.id milik ormas NU.

“Ansor berpendapat bahwa tindakan (kekerasan) ini merupakan preseden buruk yang akan mengancam kebebasan berpendapat. Karena itu, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan tegas dengan membubarkan FPI dan kelompok lain yang bertindak anarkis dan tidak beradab,“ kata Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, A Malik Haramain, kepada NU Online di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (25/5/06). Dikutip penulis dari portal www.nu.or.id. (baca juga)

Pernyataan tegas Sekjend DPP GP Ansor, A Malik Haramain adalah menyusul aksi penyerangan terhadap LSM Fahmina Institute di Cirebon (21/5/06) dan pembubaran paksa dialog antaragama yang berujung pada pengusiran terhadap mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Purwakarta, Jawa Barat (23/5/06). 

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh FPI yang dipimpinan Habib Rizieq itu, kata Malik, sama sekali tidak ada dasar pembenarnya. “Apapun alasan dan argumentasinya, tindakan itu tidak dapat dibenarkan. FPI dan kawan-kawan sudah keterlaluan. Ansor mengutuk dan menentang keras tindakan tersebut,“ tegasnya.

Apakah benar pemerintah memiliki niatan untuk membubarkan FPI, atau justru sebaliknya FPI dibiarkan keberadaanya untuk mengikis pelanggaran-pelanggaran hukum yang sangat sulit disentuh oleh hukum. Semoga negeri ini aman sentosa dan damai selalu. (mluq)

Saturday, 12 July 2014

Teknik Tingkatkan Traffic Website Maupun Blog

IIKILO.BLOSPOT.COM; Memiliki blog dengan trafik tinggi merupakan dambaan bagi para blogger maupun webmaster. Banyaknya saingan di situs pencari memungkinkan blog kita tidak akan muncul di halaman pertama pada search engine. Padahal cara untuk mendapatkan trafik tinggi adalah dengan nampang di page one Google. Oleh karena web crawler Google tidak setiap saat mengunjungi laman blog, maka kita perlu memberitahu mereka tentang update terbaru blog melalui Ping. Ping Blog dimaksudkan untuk menginformasikan kepada search engine kalau website / blog sudah update.
Apa sebenarnya Ping Blog itu ?

Kamus wikipedia memaparkan bahwa dalam aktivitas blogging, ping adalah sebuah XML-RPC berbasis mekanisme dorong. Cara kerjanya adalah sebuah weblog akan memberitahukan sebuah server jika isi dari sebuah weblog tersebut telah diperbarui. Sebuah sinyal XML-RPC akan dikirimkan ke satu atau lebih "ping server", yang kemudian secara otomatis dapat menampilkan daftar blog yang memiliki materi baru. Banyak sekali perangkat penulis blog yang mampu melakukan proses ping secara otomatis ke satu atau lebih server ping setiap kali blogger membuat tulisan baru atau melakukan perubahan tulisan yang lama.

Untuk memperoleh hasil ping blog terbaik, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu : hanya lakukan ping website 1 kali sehari. Kenapa? Karena bila anda terlalu sering melakukan ping website dalam sehari, mesin pencari akan menganggap situs atau blog anda sebagai SPAM. Selain itu, lakukanlah ping blog setelah anda mengupdate blog anda.

Beberapa ping website free yang bisa digunakan oleh blogger untuk mempercepat index artikel di search engine. Sebenarnya tidak hanya mempercepat artikel anda di-index mesin pencari, tapi situs-situs berikut ini kadang menambahkan backlink ke blog anda. (kata beberapa pakar SEO di forum).

Berikut 10 Ping Blog / Website Free Terbaik:
1.    Pingomatic.com (Alexa Rank: 1.602)
2.    GooglePing.com (Alexa Rank : 4.562)
3.    TotalPing.com (Alexa Rank : 5.308)
4.    Pingler.com (Alexa Rank: 5.791)
5.    PingFarm.com  (Alexa Rank : 7.830)
6.    BulkPing.com (Alexa Rank : 8.241)
7.    MyPagerank.net (Alexa Rank : 11.278)
8.    Ping.in (Alexa Rank : 18.612)
9.    Pingates.com (Alexa Rank : 19.750)
10.    AutoPing.com (Alexa Rank : 21.249)

Kesepuluh ping blog terbaik diatas adalah versi Blogger Indonesia.
Selamat mencoba

Monday, 29 July 2013

SEJARAH NAMA INDONESIA

surabaya, iikilo.com : Kata "Indonesia" berasal dari kata dalam bahasa Latin yaitu Indus yang berarti "Hindia" dan kata dalam bahasa Yunani "nesos" yang berarti "pulau". Jadi, kata Indonesia berarti wilayah Hindia kepulauan, atau kepulauan yang berada di Hindia, yang menunjukkan bahwa nama ini terbentuk jauh sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat.

Pada tahun 1850, George Earl, seorang etnolog berkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia untuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu".Murid dari Earl, James Richardson Logan, menggunakan kata Indonesia sebagai sinonim dari Kepulauan India.Namun, penulisan akademik Belanda di media Hindia-Belanda tidak menggunakan kata Indonesia, tetapi istilah Kepulauan Melayu (Maleische Archipel); Hindia Timur Belanda (Nederlandsch Oost Indiƫ), atau Hindia (Indiƫ); Timur (de Oost); dan bahkan Insulinde (istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda).

Sejak tahun 1900, nama Indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademik di luar Belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untuk ekspresi politik.Adolf Bastian dari Universitas Berlin memasyarakatkan nama ini melalui buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels, 1884–1894. Pelajar Indonesia pertama yang menggunakannya ialah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara), yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di Belanda yang bernama Indonesisch Pers Bureau pada tahun 1913.

editor : M Luqman Hakim

Thursday, 25 July 2013

PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU 1955 DI INDONESIA

surabaya, iikilo.blogspot.com : Pemilu 1955 diikuti oleh 30 parpol berdasarkan informasi yang tercatat di web http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id. Namun berdasarkan lembar suara pemilu 1955 menunjukkan ada 52 parpol peserta pemilu.

Diantara  parpol peserta pemilu 1955 adalah : Partai Nasional Indonesia (PNI), Masyumi, Nahdlatul Ulama (NU), Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), Partai Kristen Indonesia (Parkindo), Partai Katolik, Partai Sosialis Indonesia (PSI), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Partai Rakyat Nasional (PRN), Partai Buruh, Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS), Partai Rakyat Indonesia (PRI), Persatuan Pegawai Polisi RI (P3RI), Murba, Baperki, Persatuan Indonesia Raya (PIR) Wongsonegoro, Grinda, Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai), Persatuan Daya (PD), PIR Hazairin, Partai Persatuan Tharikah Islam (PPTI), AKUI, Persatuan Rakyat Desa (PRD), Partai Republik Indonesia Merdeka (PRIM), Angkatan Comunis Muda (Acoma).

Logo-logo partai beberapa tampak tidak asing, karena hingga saat ini  masih dipakai oleh beberapa parpol maupun ormas.

Pemilu 1955 menghasilkan parpol empat besar diantaranya PNI, Masyumi, NU dan PKI. PKI tidak berumur panjang karena  pemerintah Indonesia telah menetapkan sebagai partai terlarang di tahun 60an terkait pemberintakan G30SPKI. Setelah pemilu 1971  partai NU kembali pada tujuan awalnya yaitu kembali menjadi ormas dan PNI sudah tidak menjadi lagi partai politik. begitu juga dengan partai Masyumi.

editor : M Luqman Hakim